

NAK PANDAI BERJALAN
KENA BERTATIH DAHULU
Katakan padaku
Sejak puisi mengalir
Sejak langit meratap
Mengapa air mataku
Terasa baru bagai enbun terasa baru?
Burung rembang membuka sayap
Daun-daun menjadi lebih redup
Aku lewat lagi berdayung di depanmu
Kau siap lagi berdiri di tebing
Semua pohon menjadi sepohon di sampingmu
Semua detik menjadi sedetik di matamu
Sunyi inipun terasa betapa gemuruh
Menyambut semarak api di bahumu
Katakan padaku
Sajak malam menjelma
Sajak mahu menyentuh
Mengapa sepi jiwamu
Terasa baru bagai pedihku terasa baru?